Mesin Perkebunan
Mesin Pulper Kopi Basah untuk Proses Olah Basah
Olah basah dimulai dengan satu keputusan yang tidak bisa ditunda: buah kopi merah harus dikupas pada hari yang sama dengan pemetikan. Pulper kopi basah memisahkan kulit merah dari biji berlendir sehingga proses fermentasi bisa segera dimulai secara terkendali. Jendela waktu inilah yang menentukan cita rasa akhir, dan kapasitas pulper harus dipilih berdasarkan volume petik harian — bukan total panen semusim.
- Dibuat di bengkel sendiri, Ciawi Bogor
- Spesifikasi bisa disesuaikan
- Kirim seluruh Indonesia
- Mitra produsen PT Kubota Indonesia

Kelas Kapasitas dan Spesifikasi
| Kelas | Kapasitas | Penggerak | Daya | Dimensi perkiraan | Material utama | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Silinder tunggal | ± 100–200 kg/jam | Bensin atau motor listrik | 3–5,5 HP | ± 75 × 50 × 95 cm | Silinder pengupas, rangka besi | Petani kopi rakyat |
| Silinder ganda | ± 300–500 kg/jam | Motor listrik atau diesel | 5,5–8 HP | ± 100 × 60 × 110 cm | Dua silinder, pemisah biji | Kelompok tani kecil |
| Kelas unit pengolahan | ± 500 kg–1 ton/jam | Diesel atau elektromotor | 8–12 HP | ± 130 × 75 × 130 cm | Konstruksi berat, pencuci terpadu | Unit pengolahan kopi desa |
| Pulper dengan pencuci | Menyesuaikan | Elektromotor | Menyesuaikan | Menyesuaikan tata letak | Pulper, bak fermentasi, pencuci | Olah basah penuh dengan kendali mutu |
Yang membedakan unit ini di lapangan
- Setelan celah yang halus
- Ukuran buah berbeda antar ketinggian kebun dan waktu petik. Setelan celah yang halus menekan biji pecah, yang pada kopi spesialti langsung memengaruhi harga jual.
- Pemisahan biji dan kulit yang bersih
- Kulit yang ikut terbawa ke bak fermentasi mengacaukan proses. Pemisah yang baik memangkas pekerjaan sortasi manual.
- Kebutuhan air yang wajar
- Olah basah memerlukan air, dan di banyak kebun air adalah kendala nyata. Rancangan yang efisien menekan kebutuhan air per kilogram buah.
- Bisa dipindah ke dekat kebun
- Kelas kecil cukup ringan untuk didekatkan ke titik kumpul panen, memangkas waktu antara petik dan kupas.
Situasi di mana mesin ini terpakai setiap hari
- Olah basah kopi arabika spesialti di kebun ketinggian
- Unit pengolahan kopi kelompok tani yang mengolah panen anggota
- Pengolahan kopi rakyat yang ingin naik kelas dari asalan ke biji bermutu
- Praktikum sekolah pertanian di daerah sentra kopi
Bingung memilih di antara beberapa pilihan?
Kirim kondisi lapangan Anda. Kalau ada mesin yang lebih sesuai daripada yang sedang Anda lihat, kami akan mengatakannya.
Kenapa harga mesin ini berbeda-beda antar penjual
Kami tidak memajang daftar harga di halaman ini, karena harga mesin yang jujur bergantung pada spesifikasi akhir, kelengkapan, dan tujuan pengiriman — angka tunggal justru akan menyesatkan. Yang lebih berguna adalah memahami apa yang menggerakkan harganya, supaya Anda bisa membandingkan penawaran mana pun secara setara.
- Jumlah silinder pengupas
- Silinder ganda menaikkan kapasitas dan keseragaman hasil dengan selisih harga yang nyata.
- Presisi setelan
- Mekanisme setel yang halus lebih mahal, tetapi menentukan jumlah biji pecah pada kopi spesialti.
- Bahan bagian kontak
- Lendir kopi bersifat asam; bahan yang tahan korosi lebih mahal tetapi jauh lebih awet.
- Pencuci dan bak fermentasi terpadu
- Menambah biaya, tetapi memperbaiki kendali mutu pada olah basah penuh.
Perawatan yang benar-benar menentukan
- Cuci mesin segera setelah pemakaian — lendir kopi yang mengering adalah penyebab kerusakan paling umum pada pulper.
- Setel ulang celah di awal musim dan saat ukuran buah berubah.
- Periksa keausan silinder dan plat penahan pada akhir musim petik.
- Simpan kering dan terlindung selama musim di luar panen.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Pulper Kopi Basah
Harus dipulper pada hari petik juga?
Ya, dan ini bukan anjuran longgar. Buah yang menumpuk mulai berfermentasi tanpa kendali dan cita rasanya menurun. Karena itu kapasitas pulper dipilih berdasarkan volume petik harian tertinggi, bukan rata-rata.
Berapa banyak air yang dibutuhkan?
Olah basah memang membutuhkan air bersih dalam jumlah nyata, untuk pengupasan dan pencucian setelah fermentasi. Di kebun dengan pasokan air terbatas, ini sering menjadi kendala yang lebih menentukan daripada harga mesin, jadi rencanakan sumber air sejak awal.
Bisa untuk robusta?
Bisa dengan penyesuaian celah. Namun sebagian besar robusta di Indonesia diolah kering, sehingga pulper lebih sering digunakan untuk arabika.
Bagaimana menekan biji pecah?
Sortir buah sebelum masuk mesin sehingga ukurannya lebih seragam, setel celah sesuai ukuran buah hari itu, dan jangan menaikkan laju umpan melebihi kemampuan mesin. Tiga hal ini menyelesaikan sebagian besar kasus.
Setelah dipulper prosesnya apa?
Biji berlendir difermentasi dalam waktu tertentu, dicuci bersih, lalu dikeringkan sampai kadar air aman simpan, dan baru kemudian dikupas kulit tanduknya dengan huller. Pulper adalah tahap pertama dari rangkaian ini.
Ada pertanyaan yang belum terjawab di halaman ini?
Kirim kondisi lapangan Anda. Kalau ada mesin yang lebih sesuai daripada yang sedang Anda lihat, kami akan mengatakannya.
Mesin lain yang berkaitan
Panduan yang membantu sebelum memutuskan
Pengiriman pulper kopi basah ke daerah Anda
Setiap halaman daerah memuat komoditas setempat, rute pengiriman, dan jalur pengadaan yang berlaku di sana.